iT's My AmbiTioN

iT's My AmbiTioN
YeaHHhh MoVe

Thursday, November 17, 2011

MounT Merapi…



Nah para intelektual muda,nih aku ceritakan sedikit info & pengalamanku saat mengunjungi gunung merapi bulan 9 lalu.

Mount Merapi View(before the eruption)
Merapi adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia.
Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman(Daerah Istimewa Yogyakarta),
Lereng sisi barat: Kabupaten Magelang (Jawa tengah),
Lereng sisi utara dan timur: Kabupaten Boyolali (Jawa tengah),
Lereng sisi tenggara: Kabupaten Klaten (Jawa tengah), 

Panorama of Merapi
  
 
Gunung berapi yang megah ini berberbentuk kerucut, 
dengan ketinggian 2.911 meter di atas permukaan laut, gunung ini juga berperan penting dalam menentukan kehidupan kerajaan dan alam di wilayah Jawa.
Meskipun cukup sering meletus Gunung Merapi sangat berperan penting bagi kehidupan orang Jawa dan Kesultanan. Letusan Merapi yang berupa lava, abu dan mineral vulkanik yang menyebar ke daerah sekitarnya, membuat tanah-tanah di sekitar gunung ini subur dan paling subur di dunia, hal ini menjadikan kawasan di sekitar Gunung Merapi dipadati oleh para penduduk.  
Pokoknya, Bagi masyarakat sekitarnya Gunung Merapi mandatangkan material  pasir yang luar biasa banyak dan berkualitas bagus. 

Merapi ErupTioN
Wedhus Gembel
Ni foto GuTahun nung Merapi saat Meletus Tahun kemarin
(Okt - Nov)





 KroNoLogiS PeRisTiwA,,,,


20 September 2010:Peningkatan status dari "normal aktif" menjadi "waspada"
21 Oktober status berubah menjadi "siaga" sejak pukul 18.00 WIB (Pada tingkat ini kegiatan pengungsian sudah harus dipersiapkan. Karena aktivitas yang semakin meningkat, ditunjukkan dengan tingginya frekuensi gempa multifase dan gempa vulkanik)
25 Oktober  (pukul 06.00) BPPTK Yogyakarta merekomendasi peningkatan status Gunung Merapi menjadi "awas" dan semua penghuni wilayah dalam radius 10 km dari puncak harus dievakuasi dan diungsikan ke wilayah aman.
26 Oktober (Erupsi pertama terjadi sekitar pukul 17.02 WIB ). Sedikitnya terjadi hingga tiga kali letusan. Letusan menyemburkan material vulkanik setinggi kurang lebih 1,5 km dan disertai keluarnya awan panas yang menerjang Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman dan menelan korban 43 orang, ditambah seorang bayi dari Magelang yang tewas karena gangguan pernafasan.
Sejak saat itu mulai terjadi muntahan awan panas secara tidak teratur.
Mulai 28 Oktober, Gunung Merapi memuntahkan lava pijar yang muncul hampir bersamaan dengan keluarnya awan panas pada pukul 19.54 WIB. Selanjutnya mulai teramati titik api diam di puncak pada tanggal 1 November, menandai fase baru bahwa magma telah mencapai lubang kawah.



Erupsi eksplosif berupa letusan besar diawali pada pagi hari Kamis, 4 November 2010, menghasilkan kolom awan setinggi 4 km dan semburan awan panas ke berbagai arah di kaki Merapi. Selanjutnya, sejak sekitar pukul tiga siang hari terjadi letusan yang tidak henti-hentinya hingga malam hari dan mencapai puncaknya pada dini hari Jumat 5 November 2010.
Bahaya sekunder berupa aliran lahar dingin juga mengancam kawasan lebih rendah setelah pada tanggal 4 November terjadi hujan deras di sekitar puncak Merapi. 

Mbah Maridjan bersama Korban Tewas




Sang Juru Kunci Tewas ? ? ?

Nah kawan-kawan nd asingkan sama sosok mbah Marijan, seorang juru kunci Merapi?
Pukul  05.00 WIB Rabu 27 Oktober 2010, Mbah Maridjan ditemukan dalam posisi sedang sujud di dekat rumahnya, Mbah Maridjan meninggal di rumahnya bersama belasan orang lainnya. Termasuk, rekan kami, redaktur VIVAnews, Yuniawan Nugroho yang kembali naik ke atas gunung  demi juru kunci Merapi itu turun.

 

Rumah Mbah Maridjan sebelum (kiri) dan setelah (kanan) Gunung Merapi Erupsi


Rumah besar yang berbentuk huruf L yang sering digunakan orang-orang (pengunjung dan pendaki gunung) untuk memarkir kendaraan di halaman rumahnya. Namun, setelah erupsi semuanya hancur termasuk rumah dan bersama penghuninya. Kini, di sebuah petak yang nota benenya halaman rumah mbah maridjan (dulunya) terparkir sebuah mobil APV yang awalnya ingin digunakan untuk menolong mbah Maridjan tetapi menjadi santapan wedhus gembel bersama Tim SAR (kata penduduk setempat)
SeTeLah Erupsi ,,,,
Saat ini, Gunung Merapi lagi-lagi menjadi tempat masyarakat sekitarnya untuk mengais rejeki karena semenjak statusnya aman, merapi dibuka untuk umum bagi siapa saja yang ingin mengetahui rentetan peristiwa letusan gunung, membandingkan keindahan Gunung Merapi sebelum dan sesudah erupsi, menyaksikan langsung tempat2 bersejarah (mengunjungi rumah mbah maridjan secara langsung, dsb).
Nih fotoku kawan waktu mengunjungi Gunung Merapi tanggal 10 Oktober 2011 lalu (mengenang setahun kejadian Gunung Merapi meletus, red).




WhyWiEd
Bersama:
Mama
Papa
Itha
Om Achi
Pupu Eghy



No comments:

Post a Comment